Aku berlari sepanjang jalan beraspal menyusuri rumah-rumah dalam kompleks. Aku berlari tanpa arah, menuju kiri dan kanan gang kompleks, dan akhirnya ku terhenti di rumah besar yang terlihat terbengkalai, terlihat dari luar rumah itu belum selesai direnovasi, warnanya sangat cerah, oranye muda. "Sepertinya pemilik rumah ini kehabisan dana unuk melanjutkan renovasi besar-besaran ini" pikirku. Karena aku mempunyai sifat keingintahuan yang sangat tinggi, aku memberanikan diri untuk mendekati rumah tersebut. Aku berjalan kearah pintu utamanya, pintunya sangat besar, mungkin ukurannya 10m x 5m, dan ternyata pintunya tidak terkunci, dengan senang hati ku masuki rumah tersebut.
Aku akan melanjutkan ceritanya, jika kalian tidak keberatan, aku akan memperkenalkan diriku terlebih dahulu.
"Halo, kenalkan namaku Sherline Mason. Umurku 18 tahun. Aku ini homeschooling, aku berhenti sekolah di sekolah umum karena aku dan keluargaku pindah rumah, disini sekolah umum banyak dan dekat, tetapi aku lebih memilih homeschooling karena lebih seru. Teman? Oh, aku memiliki sangat banyak teman! kami berhubungan menggunakan dunia maya, terkadang juga "face-to-face" atau tidak video calling seperti Skype. Sifatku? Kalian telah mengetahuinya! baiklah kulanjutkan ceritanya" jelas ku
Saat ku berjalan masuk ke dalam rumah itu, aku melihat ruangan kosong yang sangat besar, ada tangga di sisi kanan dan kiri ruangan, di penghujung tangga itu ada sebuah balkon besar. di bagian belakang rumah aku meliat ada sebuah pintu ke halaman belakang, "aku bingung mengapa rumah sebesar dan seindah ini di biarkan tidak terkunci dan di abaikan?" pikirku lagi. setelah aku melihat seluruh ruangan di lantai dasar, aku menuju tangga bagian kiri ruangan dan menyadari tangga ini bukan hanya sekedar tangga, tangga ini terbuat dari batu pualam yang sangat indah, dan dibagian tangan tangga terukir gambar-gambar dari negri dongeng, "indah sekali! siapa pun yang meninggalkan rumah ini sangat lah rugi!" pikirku lagi dan lagi. Ketika ku menaiki tangga terkejutlah diriku karena di sana berdiri seorang anak laki-laki yang kira-kira sebaya dengan ku dan yeng lebih mengejutkan, samar-samar terdengar sebuah musik pop remix, semakin kumenaiki tangga itu makin tinggi makin keras juga suara musiknya.
Karena sifatku yang mempunyai keingitahuan yang tinggi, akhirnya ku memberanikan diri untuk menyapanya, saat aku mau menyapanya, ia seperti akan pergi menjauh, dengan panik kutarik pundak anak itu,
"Aduh maaf ya pakai tarik-tarik" sesal ku padanya. Anak itu hanya tersenyum dan mengangguk kepada ku.
"Umm, halo, boleh tanya sesuatu? ini tempat apa ya? kok musiknya keren, terdengarnya hanya dari anak tangga hampir ujung?" tanya ku penasaran.
"Ohh, halo juga" jawab anak itu ramah "ini adalah club latihan, kalau musiknya itu kreasi dari DJ dan speakernya" jelas anak itu "eh, tunggu kamu siapa dan tahu tempat ini dari mana?" tanyanya bingung
"Kenalkan nama ku Sherline Mason, kau bisa memanggilku Sher, aku tinggal di daerah sekitar kompleks ini. Sebenarnya aku tidak tahu apa-apa tentang rumah ini, aku melihat rumah ini saat aku berlari keliling kompleks, aku jarang kedaerah sini, jadi aku tidak tahu ada rumah besar ini" jawabku tenang "Umm, dan kau adalah?" tanya ku penasaran
"Ooh, aku Jacob, Jacob Richard. senang berkenalan dengan mu Sher" jawabnya dengan seringai senyuman manis
"Jacob jika kau tak keberatan berapa umurmu?"tanya ku polos
"Umurku? sama dengan mu, 17 tahun" jawabnya lenggang
"Ohhh, baguslah, asik jadinya" jawabku sambil mengikuti di belakangnya "Eh, Jacob, club latihan ini sudah berapa lama ada di sini? dan ini rumah siapa?" tanya ku penasaran
"Ahh, club ini baru berdiri sekitar 5 bulananlah, aku menemukanya sama sepertimu, bedanya tampa penghuni dan sudah kutemukan sekitar 8 bulan yang lalu, haha" jawabnya santai "Sher, mari kuajak kau untuk club tour" ajaknya bangga
Kami melakukan tour selama tebih dari 2 jam, dalam club tour itu aku mendapat lebih dari 150 teman baru, mereka sangat ramah, mereka semua itu anggota dari club ini. hari ini aku sangat bahagia, bukan hanya karena aku bertemu anak laki-laki tampan *oops*, tapi juga karena mendapat banyak teman baru di dunia nyata dan tempat gaul baru, haha, aku rasa ini hari terindah dalam hidup ku. Saat aku mau pamit pulang, tiba-tiba ada yang memanggil.
"Sher! tunggu!" panggil Jacob "Aku mau ngomong sesuatu!! sebentar saja kok, hehe" bujuknya
No comments:
Post a Comment